Langkah yang Bisa Anda Lakukan untuk Bangkit Setelah Mengalami Kegagalan Bisnis

Bankoff.me | Langkah yang Bisa Anda Lakukan untuk Bangkit Setelah Mengalami Kegagalan Bisnis. Gagal dalam berbisnis sudah menjadi hal biasa yang kerap kali dialami oleh entrepreneur. Namun, tergantung bagaimana menyikapinya? Jika sudah putus asa menjalankan bisnis, otomatis akan beralih profesi dari berbisnis. Mungkin menjadi seorang karyawan perusahaan yang ditutntut mematuhi segala aturan perusahaan. Sebaliknya, jika Anda bersih keras ingin berhasil dalam membina bisnis, pastinya akan terus melangkah dan menemukan gagasan baru untuk memperbaiki kesalahan di waktu lalau.

Banyak sekali yang hal yang membuat Anda gagal dalam berbisnis. Entah kompetisi yang ketat, situasi pasar yang sedang tidak stabil, bahwa harga bahan baku yang tiba-tiba melonjak. Meski bisnis sedang terpuruk, Anda pastinya punya berbagai opsi utama untuk memotivasi diri bangkit dari keterpurukan tersebut.

Langkah yang Bisa Anda Lakukan untuk Bangkit Setelah Mengalami Kegagalan Bisnis

Langkah yang Bisa Anda Lakukan untuk Bangkit Setelah Mengalami Kegagalan Bisnis - 645 Words

Apa saja yang bisa membantu Anda untuk bangkit? Jangan khawatri, berikut ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk bangkit setelah mengalami kegagalan.

  1. Butuh sebuah visi

Salah satu masalah yang muncul dalam sebuah bisnis merupakan adanya perbedaan visi dengan co-founders di perusahaan Anda. Visi sangat penting untuk menggambarkan siapa Anda dan apa organisasi Anda, ke mana bisnis ini akan dibawa, dan bagaimana mencapai sebuah tujuan bisnis Anda. 

Baca Juga:
6 Profesi dan Bisnis ini Sering Rugi di Musim Penghujan, Awas!

Seharusnya, visi dapat dibuat dengan mudah sebab semuanya sudah terbayang di kepala Anda. Sebuah pertanyaan yang dapat membantu Anda dalam menentukan visi adalah apa nilai-nilai utama perusahaan Anda, apa fokus utama Anda, dan ke mana Anda akan membawa bisnis ini 10 tahun dari sekarang.

  1. Pilihlah mitra bisnis dengan bijak

Ketika baru akan memulai sebuah bisnis, banyak orang yang menjadikan teman, anggota keluarga, atau pasangan sebagai co-founder. Hal tersebut dapat diterima, lagipula kalian telah mempunyai rasa percaya satu sama lain, yang mana akan memudahkan saat menjalin kerja bersama. 

Di sisi yang berlawanan, dalam beberapa kasus, alangkah baiknya jika Anda tidak berteman terlalu akrab dengan rekan bisnis Anda karena jika bisnis mengalami kemunduran, akibatnya dapat berimbas pada hubungan baik Anda dan rekan bisnis.

  1. Seorang mentor dapat membantu dari kegagalan bisni

Belajar soal bisnis, mungkin dapat dilakukan dengan membaca beberapa buku panduan bisnis, mendatangi beberapa konferensi, atau memperhatikan podcast. Namun, ketika Anda menghadapi kendala yang tak terduga, mentorship menjadi orang yang paling membantu. 

Baca Juga:
10 Ide Bisnis Anti Mainstream di Indonesia yang Berpeluang Sukses

Pengalaman dan ilmu yang dimilikki seorang mentor dapat membantu Anda menjalankan bisnis dengan lebih maksimal. Bisnis Anda dapat tiga kali lebih sukses jika mempunyai mentor. Mentorship mempunyai korelasi yang lebih kuat dengan kesuksesan perusahaan dibanding umur, pengalaman, dan latar belakang founder tersebut.

  1. Buat diri selalu termotivasi

Motivasi adalah kebiasaan positif yang harus selalu Anda jaga. Beberapa hal yang bisa membuat Anda termotivasi di antaranya, memperhatikan atau membaca buku-buku motivasional setiap hari dan bermeditasi untuk menyegarkan kembali pikiran Anda. 

Selain itu, tulislah semua tujuan di kertas kecil, kemudian tempel di sebelah PC Anda agar Anda tahu apa yang mesti dilaksanakan setiap harinya. Anda juga dapat mendengarkan beberapa sesi wawancara inspirasional di pagi hari.

  1. Pastikan tujuan bisnis sejalan dengan tujuan kehidupan Anda

Ketika baru mulai menjalankan sebuah bisnis, mungkin Anda senang dengan produk yang Anda jual. Tetapi ada saja permasalahan yang muncul dikarenakan patner atau rekan yang tidak sejalan. Mungkin dikarenakan, tim marketing yang tidak sejalan dengan strategi Anda, atau tidak menjalankan sistem yang Anda buat. Sedikit saran, sebelum mencatat tujuan bisnis, tulis dahulu tujuan personal dalam hidup Anda. Bagaimana pandangan Anda 10-20 tahun ke depan? Apakah Anda akan bekerja dengan jadwal terikat atau fleksibel? Berapa banyak waktu yang akan Anda luangkan untuk bersama teman-teman dan keluarga?

Baca Juga:
Trik Sukses Memulai Bisnis Travel Untuk Pemula Meski Modal Terbatas

Setelah itu, barulah tulis tujuan bisnis Anda. Apa yang ingin diraih? Berapa harga yang akan Anda patok untuk memasarkan bisnis Anda? Jika Anda memasarkan bisnis dengan bandrolan 5 juta dolar, bagaimana pembagiannya? Apakah uang itu cukup untuk membawa Anda ke tahap selanjutnya? Penting diingat, tujuan bisnis selalu sejalan dengan tujuan kehidupan, jadi Anda tidak perlu mengerjakan sesautu yang tidak diinginkan.

Nah, itulah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk bangkit setelah mengalami kegagalan dari sebuah bisnis yang Anda jalankan. Jangan pernah menyerah menghadapi sebuah kegagalan, Anda harus melawan dengan mental, ide cemerlang, serta strategi untuk meraih kembali sebuah kesuksesan dalam berbisnis. Semoga bermanfaat bagi pembacanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *